Title : your immortal
chappie : oneshoot
Author : ane v^,^
fandom : reituki
note : ulasan tentang khdupan reita stlh di tnggal ruki dlam ff ptama ane 'night 2 cry' *skaligus iklan*.
trus ane bikin ini langsung ketik tanpa catatan ! *tepuk tangan#plakk*
-=-=-happy reading-=-=-
'ruki?apa dsana kau merindukanku?'
gumam reita berdiri diatas balkon rumahnya sambil menerawang keatas langit yg tak terlihat ada satupun bintang menghiasi.hanya angin dingin yang berhembus,membuat reita merapatkan jaket tebalnya.
Ya,,sudah setahun setelah kepergian ruki.reita berubah sangat drastis,dia menjadi pendiam dan jarang keluar dari rumah bahkan kamarnya sendiri.seakan2 separuh jiwanyapun ikut melayang ikut bersama ruki.
"maaf ruki,aku tak bisa menepati janjiku untuk selalu tersenyum dan bahagia"
ucap reita yang masih berada diatas balkon rumahnya.tepatnya balkon kamar tidurnya
"ku tau ruk,kau pasti sedih,tetapi,aku lebih sedih lagi jika harus bahagia tanpamu !"
ucap reita lagi dengan setengah berteriak sambil memegang pagar besi balkonnya yang dingin
"aku cape ruk,aku hampa,aku tak bisa jika harus sendiri !kenapa kau biarkan aku sendiri ha?!"
ucap reita berteriak kencang.tetapi teriakannya tak mampu kalahkan keramaian kota shibuya.
"apa aku harus menyusulmu?aku hanya ingin bahagia bersamamu,aku tahu aku egois ruki,aku tahu itu,hiks"
ucap reita dengan suara melemah terisak
"reita,jangan menangis sayang"
dari arah belakang tempat reita berdiri,terdengar suara ruki.suara yang saat ini sangat di nantikan reita.
Terkejut mendengar suara itu,reitapun segera membalikkan badannya dan terkejut tak percaya,bahwa yang berada dihadapannya sekarang adalah orang yang sangat dia cintai yang setahun lalu telah meninggalkannya untuk selamanya
"ruki?kau?kau sungguh ruki ?"
ucap reita dengan keadaan syok tak percaya,tetapi inilah yang dia tunggu
"iya,ini aku,"
ucap lelaki bertubuh mini yang tampak gagah dengan kemeja,jas dan celana warna putihnya
"aku tak percya ini!kau kembali !"
ucap reita berjalan kearah ruki dan lalu memeluknya erat.sementara ruki hanya tersenyum lembut dipelukan reita.
"ruki,kau dingin"
reita melepaskan pelukkannya dan mengangkat dagu ruki dan dapat dilihatnya wajah pucat dengan mata yang sembap .
"ruki !kau kenapa?kau sakit?tubuhmu dingin dan wajahmu pucat"
tanya reita dgn mendekatkan keningnya kekening ruki
"kenapa kau diam?"
tanya reita lagi dan lalu rukipun membuka mulutnya dan berkata
"seperti yg kau bilang rei,aku sakit!bahkan sangat sakit !aku sedih melihatmu seperti ini,aku kecewa karna kau tak menepati janjimu,sementara aku slalu ada disampingmu dan menjagamu"
ucap ruki setengah berteriak dan kemudian melirih memandang reita dg wajahnya yg pucat itu.dan air matapun bergulir membasahi kedua pipi ya.melihat hal itu,hati reita seakan tertusuk ribuan jarum bahkan jutaan.dia tak tega melihat ruki,orang yg sangat berarti baginya menangis dihadapannya
reita hanya mampu berkata
"maafkan aku ruki,"
hanya kalimat itu yg dikatakan reita,krna dia tk tahu harus bicara apa lagi pada ruki.
"kau tak perlu minta maaf,aku hanya minta agar kau ikhlaskan aku"
pinta ruki dgn mendekatkan wajahnya kewajah reita
reitapun menganggukkan kepalanya pertanda bahwa dia mengikhlaskan ruki untuk pergi.pergi meninggalkannya untuk selamanya
samar2 trlihat senyum bahagia diwajah ruki .
"kau harus bahagia rei"
itulah kalimat trkhr yg dsampaikan ruki pada reita lalu tubuh rukipun mengabur dan akhirnya sosok itupun menghilang
'aku akan abadi disisimu'
terdengar bisikan lembut dari ruki dan lalu diiringi dengan suara kotak musik pemberian ruki pda saat hari ulang tahun reita setahun yang lalu.
Dengan perasaan pilu,reita menghampiri kotak musik tersebut dan berkata
"aishiteiru ruki"
air mata reita pun jatuh,tetapi dia ingat akn janjinya pda ruki,dan diapun tersenyum.
=-===-===OWARI===-===-=
my Work xD
- Big Bang lyricks (2)
- Golden Bomber PV (4)
- SCANDAL (3)
- Sincrea PV (1)
- VIVID PV (4)
- Versailles (2)
- Versailles PV (5)
- YUI (5)
- arsip (32)
- fanfict (6)
- interview (3)
- lyricks (33)
- the GazettE (13)
- the GazettE PV (21)
Sabtu, 22 Oktober 2011
YOUR SHADOW 1
title : Your Shadow
chappie : 1/
fandom : the gazette
pair : ReiUru,ReitUki,AoRu
genre : sad romance
rated : aman ! xD
warning : typo(s),abal !
-
-
-
[Ruki POV]
saatku sendirian,melewati gedung samping sekolahku yang sudah tak digunakan.kudengar suara berat yang berasal dari sebuah alat musik -bass- dari dalam ruangan musik didalam gedung itu.karena penasaran,kubuka handle pintu dan kudapati sesosok punggung ramping yang dibaluti luka tengah asik memainkan alat itu,dari caranya memainkan alat itu,dapat terlihat bahwa dia sangat menyukainya,akupun terlarut dalam setiap nada yang dikeluarkan alat itu,hingga tanpa kusadari nada itu sudah berhenti.
"hei,apa yang kau lakukan disana?" ucapnya yang membuatku tersadar
"ah~maaf,,ano~ aku tak bermaksud mengganggu,aku hanya kebetulan lewat sini,,maafkan aku!" jawabku dengan gemetaran,aku takut nantinya dia marah karena aku mengganggunya
"ahahahaha...tak usah seperti itu,aku takkan menelanmu kok" sahutnya melegakan perasaanku sambil mengacak-acak rambutku
"apa kau menyukai musik" tanyanya padaku
"iya!aku sangat menyukainya.karena musik bagiku adalah...blablabla" jawabku panjang lebar dan penuh semangat mengundang gelak tawanya
"ahahahaha,,,jika kau mau,kau bisa kesini setiap hari disaat jam seperti ini,karena aku slalu ada disini" tawarnya padaku dan lalu melangkah melewatiku
"sungguh?terimakasih!aku Ruki,kau siapa?" tanyaku padanya
diapun menghentikan langkahnya dan memalingkan badannya kearahku "aku Suzuki Akira,pangil saja aku Reita" ucapnya seraya tersenyum dan kembali melanjutkan langkahnya
'Reita ya?seperti pernah mendengar nama itu' gumamku dan kemudian akupun pergi beranjak juga dari tempat itu
-
-
-
keesokan harinya
teng~ teng~
bel istirahat makan siangpun berbunyi,entah kenapa kedua kakiku seakan bergerak sendiri ketempat itu--ruang musik--,yah tempat yang kemarin tak sengaja kukunjungi dan entah kenapa seakan-akan kakiku tak mau kehilangan satu detikpun.
sesampainya ditempat itu,tanpa pikir panjang langsung ku buka pintunya dan kudapati dia --reita-- tengah duduk memeluk alat itu --bass--
"ah ano~ kau menungguku?" ucapku didepan pintu
"kau datang?!aku tak percaya kau datang!aku menunggumu ruki!" ucapnya mendekatiku dan memelukku
"ah iya~karena kupikir ini tempat yang menyenangkan" jawabku yang masih dipelukannya
"kalau begitu,kau boleh kesini setiap saat" ucapnya sembari melepaskan pelukkannya "lihat permainanku ya~" pintanya dan memulai permainan bassnya
"ah~iyaa tentu dengan senang hati" jawabku dan lalu mengambil tempat yang pas untuk memandangi dan melihat permainannya dan seperti kemarin,aku terlarut lagi dalam permainannya
"hey,memangnya permainanku sebagus itu ya?ayolah bangun,istirahat sudah hampir berakhir" ucapnya dan menyadarkanku lagi
"ah sayang sekali,padahal aku masih betah disini" sahutku sambil melihat kearah jam tanganku
"hehehehe,,,kau kan bisa kembali lagi kesini besok?cepatlah nanti kau telat masuk kelas" ucapnya tersenyum lembut padaku
"okee---jaa mata ashi--" belum sempat aku menyelesaikan salamku,dia memotongnya
"ruki,kau akan kesini lagi kan besok?" tanyanya padaku
"emh,tentu saja!karena aku menyukai tempat ini" ucapku dengan mengangkat kedua belah ibu jariku
"hahaha...kutunggu kau disini'' jawabnya
"okee,,jaaa~aku duluan ya"
akupun langsung kembali kekelas dimana biasanya aku duduk manis sambil mendengarkan ocehan para guru pengajar ditemani dengan teman sebangkuku merangkap juga sahabatku.simanis berlesung pipit dipipinya yang kempot itu,sebut saja dia kai.
sesampainya dikelas
"eh ruk,kau kemana aja istirahat tadi?aku carin di kantin,lapangan,toilet bahakan sampe keseptyctanknya pun kau tak ada" sambarnya langsung padaku seperti wartawan
"eh ano~aku dibelakang gedung ini" jawabku ngasal
"belakang gedung?"
"iya," jawabku berbohong,entah kenapa hatiku seakan tak mau jika tempat itu diketahui oranglain walaupun orang itu adalah sahabatku
"eng~Kai,apakau kenal Reita?" tanyaku padanya
"reita?siapa?" tanyanya keheranan
"diia tinggi,rambutnya pirang dan memakai noseband,apakau mengenalnya?" jelasku pada kai
"aku tak mengenal orang yang kau maksud sobat" jawabnya atas pertanyaanku
"oh,,yaudah lah jika kau tak tahu" sahutku 'Kai tidak mengenal Reita?padahal kai adalah sahabatku yang kuketahui punya banyak teman,tapi kenapa dia tidak kenal reita?' tanyaku pada diriku sendiri.
******
seperti kemarin,lonceng tanda istirahat berbunyi.tanpa berlama2 aku langsung pergi ketempat itu,tetapi dsaat q branjak keluar kelas.Kai tiba2 memanggilku
"ruki!mau kemana kau?" tanyanya mendekat padaku
"eng~aku mau kekantin" jawabku berbohong
"barengan aja ama aku" ajaknya padaku
"maaf Kai,aku harus bergegas" ucapku langsung pergi meninggalkan kai,entahlah kakiku seakan ingin secepatnya ketempat itu.
-
-
-
sesampainya ditempat itu,kubuka handle pintu dan...
"kau lama !" sahutnya yang tau2 stdah berdiri didepanku
"tetapi aku menepati janji bukan?" jawabku memberanikan diri memandang wajahnya
"hum,yasudah,yang penting kau datang" sahutnya menggandeng tanganku kdalam ruangan itu
yah~dia memainkan kembali melodinya ,jika mendengar itu hatiku terasa tentram dan damai jika mendengarkan melodi itu seakan2 semua bebanku lenyap.aku sangat menyukainya,aku suka nada dan tempat ini.tetapi ,, 'nada ini?kenapa aku merasa mengan~tuk' ucapku dan akhirnya terlelap.didalam tidurku,kulihat disana ada reita.iya!aku yakin sekali dia reita,tetapi raut wajahnya berbeda dari yang sering kulihat.wajahnya tampak sayu dan pucat dan~ dia menangis !
"ruki?waktunya pulang" trdengar suara reita dari luar alam mimpiku.
"ruki?" ucapnya lagi dan kubuka kedua mataku
"ah rei,maaf ,aku tak bermaksud untuk sengaja tidur" ucapku terhadapnya yang tengah duduk dimeja tempat q membaringkan kepalaku
"tak apa2,istirahat sudah berakhir dan sekolahpun udah usai,awalnya aku tak tega membangunkanmu,tetapi jika kau tak pulang,bisa2 orangtua mu marah" jelasnya padaku sambil tersenyum lembut,tetapi tiba2 pintu terbuka dan disana tengah ada seorang lelaki yang em~ menurutku gagah ditambah dengan aksesoris piercing di bibir bawahnya
"ternyata kau disini rei,dan siapa dia?"
-
-
-
[TSUZUKU]
Selasa, 18 Oktober 2011
THE GAZETTE - UNTITLED
THE GAZETTE - UNTITLED
"TOXIC"
Liwakewo shizukani kikinagashitekuretanowa…
“Yumewo miteitayo sugaritsukudakeno kimini”
-Arifureta kotobanarabete Sukimawo umerunowa kantanne
Yurushiaukotoni tsukaretanowa
Itsumademo kawaranu kimino uso-
Why do I repeat myself again?
Kanashimaseru “Kuse” ni mata hitotsu kotobawo nakusu
Sononamidano wakesaemo naze bokuwa kowasunodarou?
Utsumuki yukawo nazoru Kawasanu konomewo mitsume
Toikakeru koeni mada hizawo kakaetamamade
-Arifureta kotobanarabete Sukimawo umerunowa kantanne
Yurushiaukotoni tsukaretanowa
Itsumademo kawaranu kimino uso-
Why do I repeat myself again?
Kanashimaseru “Kuse” ni mata hitotsu kotobawo nakusu
Sononamidano wakesaemo naze bokuwa kowasunodarou?
Itsukano kimiga itteita saigoga mieta kigashite
Sukoshizutsu kieteyuku kawaranai kimino emini
Sukoshizutsu hanareteyuku kokoroni fureta kigashita
Sou… kanashimiga koreijou kikoenuyouni
Sotto mimiwo fusaguyouni
Kowareteshimawanaiyouni
gomen minna-san,,,translednya belon.. xDv
THE GAZETTE - SUICIDE CIRCUS
THE GAZETTE - SUICIDE CIRCUS
"TOXIC"
Vision no fuhai
Here is a hell on earth
I felt a chill
The disappointment that increases
[TICK-TACK...]
Nobody can rewind time
[TICK-TACK...]
Don’t look away
Suicide circus
Aged hatred and young cold-blooded mind
Reason of the chill
soko ni ugomeku Poverty
[TICK-TACK...]
Nobody can rewind time
[TICK-TACK...]
tobichitta Merciless scene
musekaeru you na namanamashisa ni hito wa hikare
sono fureta te ni fuchaku shita kyoufu mo yagate wa usure
Metamorphosis
All is paralyzed
Chain reaction
Sympathizers with a similar pain
sukuwarenu mirai wo kakaekomi fumihazushita sono yowasa mo
fusagikomi miushinau jibun wo tachi shitte hoshikatta
sono kodoku mo
fui ni me no mae wo fusaida kunou no hibi ni kakechigau sono yuuutsu mo
aijou yue no kotoba ni zouo daki oshimi naku sarakedasu kyouki mo
mou modorenai karamari sugite
Even death becomes the prey
Heartless day
Bottom of the abyss
Suicide circus
Why is it repeated?
Suicide circus
[TICK-TACK...]
Nobody can rewind time
[TICK-TACK...]
Don’t look away
Suicide circus
Justice died
Bottom of the abyss
Suicide circus
Why is it repeated?
Suicide circus
><><><><><><><><><><
maaf minna-san...belum nemu kanjinya...jadi lyriknya dulu... m(_ _)m
Langganan:
Komentar (Atom)